Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Populer Kaltim: APBD Samarinda turun Rp2 triliun dan Pemkab Paser pastikan kesiapan pangan

Populer Kaltim: APBD Samarinda turun Rp2 triliun dan Pemkab Paser pastikan kesiapan pangan
Ringkasan Berita:
  • APBD Samarinda turun Rp2 triliun, Wali Kota Andi Harun pastikan pelayanan publik tetap optimal.
  • Koordinasi lintas sektor, Pemkab Paser pastikan kesiapan pangan dan infrastruktur jelang Lebaran.
  • Baladika Mulawarman minta penanganan serius dugaan kekerasan seksual di sekolah Balikpapan.

GOHANS MIND, BALIKPAPAN -Beberapa artikel mengenai peristiwa atau informasi terkini di kota dan kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur menjadi berita populer dalam 24 jam terakhir hingga hari ini, Sabtu (14/3/2026).

Berikut tiga berita paling populer di Kalimantan Timur:

1. APBD Samarinda Turun Rp2 Triliun, Walikota Andi Harun Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Penurunan APBD Samarinda 2026 mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melakukan penyesuaian anggaran dengan memprioritaskan pelayanan publik yang bersifat mendasar.

Pemerintah Kota Samarinda memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal meskipun ruang fiskal daerah mengalami penurunan cukup signifikan.

Kebijakan penyesuaian anggaran dilakukan dengan memprioritaskan sektor pelayanan dasar sekaligus menekan belanja yang dinilai tidak mendesak.

Hal tersebut disampaikan Walikota Samarinda Andi Harun dalam konferensi pers usai kegiatan buka puasa bersama awak media di Balai Kota Samarinda, Jumat (13/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pesan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Semoga di tahun depan kita semua bisa berikhtiar untuk memperbaiki hubungan dan kemitraan,” ujar Andi Harun.

APBD Samarinda Turun Tajam

Dalam penjelasannya, Andi Harun menyebutkan bahwa kondisi fiskal Pemkot Samarinda saat ini mengalami penurunan cukup tajam dibandingkan tahun sebelumnya.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sebelumnya mencapai sekitar Rp5,8 triliun kini turun menjadi sekitar Rp3,8 triliun.

“Kami terus memastikan bekerja dengan sungguh-sungguh, baik di saat ruang fiskal masih cukup maupun di saat APBD berada dalam era efisiensi APBN,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk melakukan langkah adaptasi dan mitigasi dalam pengelolaan anggaran.

Meski demikian, Andi Harun menegaskan bahwa pelayanan publik yang bersifat esensial tetap menjadi prioritas utama pemerintah kota.

“Tentu saya dan Wakil Walikota memiliki program dalam visi misi yang harus kami jalankan. Namun kami tidak boleh memaksakan ambisi program yang kemudian mengorbankan pelayanan dasar,” katanya.

Fokus pada Program Prioritas

Andi Harun menambahkan bahwa kebijakan adaptasi yang dilakukan tidak hanya berkaitan dengan besaran anggaran, tetapi juga menyangkut cara pemerintah daerah mengelola belanja agar lebih efisien dan tepat sasaran.

“Meski APBD kota turun jauh, insyaallah pelayanan dasar dan publik akan tetap optimal,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, beberapa kegiatan pembangunan yang sudah berjalan tetap dilanjutkan meskipun menggunakan pola pembiayaan yang disesuaikan dengan kondisi fiskal.

Pemkot memilih menerapkan skema pembayaran bertahap terhadap sejumlah kegiatan yang sebelumnya dapat diselesaikan dalam satu kali pembayaran.

“Tapi adaptasi dasar yaitu kegiatan yang tidak prioritas bahkan mungkin tidak penting yang selama ini masih kita temui di APBD,” tuturnya.

Belanja Perjalanan Dinas Diperketat

Salah satu pos anggaran yang mengalami pengetatan adalah belanja perjalanan dinas di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD).

Andi Harun menyebutkan total anggaran perjalanan dinas di lingkungan Pemkot Samarinda mencapai sekitar Rp7 miliar.

“Misal perjalanan dinas. Rp7 miliar seluruh OPD termasuk belanja perjalanan dinas secara keseluruhan jabatan di Pemkot Samarinda,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa kebutuhan perjalanan dinas tetap ada, terutama untuk agenda yang berkaitan dengan koordinasi kebijakan dengan pemerintah pusat.

“Kalau dibilang cukup tentu kurang. Tapi kami lakukan lokalisasi. Mana yang dianggap penting untuk mendapatkan kebijakan dari pemerintah nasional,” katanya.

Karena itu, perjalanan dinas kini difokuskan hanya pada kegiatan yang berkaitan langsung dengan penguatan program pembangunan daerah yang dapat didukung melalui pembiayaan sektoral kementerian atau lembaga.

Selain perjalanan dinas, Pemkot Samarinda juga melakukan efisiensi pada belanja konsumsi kegiatan internal pemerintahan.

Dalam rapat internal, misalnya, konsumsi ringan tidak lagi disediakan sebagai bagian dari kebijakan penghematan anggaran.

“Berhemat bukan berarti berhenti belanja, tetapi penyesuaian mana yang didahulukan dan mana yang dapat ditunda,” ucapnya.

Ia mencontohkan bahwa rapat internal kini hanya menyediakan air minum tanpa snack, kecuali jika kegiatan tersebut melibatkan undangan dari pihak luar.

“Makan minum. Rapat internal tidak pakai snack, hanya air putih. Kecuali kegiatan melibatkan undangan dari pihak luar. Jadi hemat sampai 80 persen,” tambahnya.

Di tengah kebijakan efisiensi tersebut, sektor pendidikan tetap menjadi salah satu prioritas dalam pengalokasian anggaran daerah.

Menurut Andi Harun, sejumlah fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan harus segera diperbaiki karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan siswa.

“Contoh rehab sekolah dasar dan menengah pertama yang memang tidak bisa ditunda. Misal plafon roboh, runtuh, atau sekolah kayu yang sudah tidak bisa dipertahankan,” pungkasnya. 

Baca berita selengkapnya:

  • APBD Samarinda Turun Rp2 Triliun, Walikota Andi Harun Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

2. Koordinasi Lintas Sektor, Pemkab Paser Pastikan Kesiapan Pangan dan Infrastruktur Jelang Lebaran

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser telah menggelar High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang berlangsung di Ruang Sadurengas, Kantor Bupati Paser pada Kamis (12/3/2026).

Agenda tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan dan kesiapan infrastruktur dasar menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Wakil Bupati (Wabup) Paser, Ikhwan Antasari menekankan pentingnya sinergi antar instansi agar masyarakat memperoleh akses pangan berkualitas dan energi yang cukup di tengah meningkatnya mobilitas tahunan.

"Kita harus memastikan bahwa Paser bukan hanya sekadar penonton, tapi menjadi motor penggerak pangan di Kalimantan Timur. Alhamdulillah, kita sudah mulai melihat hasil nyata untuk beberapa komoditas yakni beras dan telur," tegas Ikhwan, Jumat (13/3/2026).

Data terbaru menunjukkan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Paser dalam kondisi aman. Stok beras tercatat 1.500 ton medium, 30 ton premium, ditambah 25 ton yang sedang dalam perjalanan.

Selain itu, tersedia 6.000 ton gabah kering, 5.000 liter minyak goreng dengan tambahan 80.000 liter dalam perjalanan, 14 ton gula, serta 3.500 kg daging sapi beku.

"Paser juga mencatat surplus beras pada 2025 sebesar 12.584 ton, surplus ini memungkinkan daerah menyuplai kebutuhan Kota Balikpapan melalui skema kerja sama antar daerah (KAD)," tambahnya.

Untuk itu, Ikhwan menginstruksikan pengawasan ketat agar tidak terjadi praktik pengoplosan beras lokal dengan premium.

Keberhasilan program Paser BERAKSI turut menjadi sorotan dengan capaian produksi telur ayam ras melonjak hingga 96 persen dibanding tahun 2024, mencapai 2.328 ton sehingga dapat meneguhkan status Paser sebagai daerah swasembada telur.

"Pertumbuhan ekonomi kita juga tercatat stabil di angka 3,61 persen, penurunan angka kemiskinan menjadi 8,13 persen dan data BPS terbaru menunjukkan kontribusi sektor tambang menurun menjadi 54 persen, menandakan mulai tumbuhnya sektor lain seperti pertanian, kehutanan, perikanan, dan industri pengolahan," ulasnya.

Ikhwan juga meminta stakeholder terkait agar SPBU dapat beroperasi 24 jam di jalur lintas Kaltim-Kalsel, begitupun untuk penyaluran LPG harus tepat sasaran melalui pangkalan resmi.

"Program bantuan pangan juga akan digulirkan dengan menyasar 22.913 penerima, berupa 458.280 kilogram beras dan 91.652 liter minyak goreng," tegasnya.

Pemkab Paser, sambung Ikhwan turut mendorong pengembangan sektor perikanan di Desa Tanjung Aru sebagai pusat investasi ekonomi biru.

Sementara di sisi lain, Bulog tengah membangun fasilitas Dryer dan Rice Milling Unit (RMU) yang diharapkan memberi nilai tambah signifikan bagi petani lokal.

"Koordinasi lintas sektor yang telah dilakukan menjadi kunci agar masyarakat merasa tenang saat menyambut hari raya mendatang," pungkas Ikhwan. 

Baca berita selengkapnya:

  • Koordinasi Lintas Sektor, Pemkab Paser Pastikan Kesiapan Pangan dan Infrastruktur Jelang Lebaran

3. Baladika Mulawarman Minta Penanganan Serius Dugaan Kekerasan Seksual di Sekolah Balikpapan

Organisasi kemasyarakatan Baladika Mulawarman turut mengecam keras dugaan kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum guru sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) kepala sekolah di kawasan Balikpapan Tengah.

‎Humas DPC Baladika Mulawarman sekaligus Plt Ketua Korwil Kota Balikpapan, Rohandi, mengatakan pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut karena terjadi di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman bagi anak-anak.

‎“Ormas Baladika Mulawarman mengutuk keras perbuatan kekerasan dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum Plt kepala sekolah sekaligus guru penjas. Apalagi kejadian itu terjadi di lingkungan sekolah dan saat kegiatan ekstrakurikuler,” ujarnya kepada GOHANS MIND, Jumat (13/3/2026).

‎Menurut Rohandi, Baladika Mulawarman merasa memiliki tanggung jawab sosial untuk mengungkap kasus tersebut agar mendapat perhatian dan penanganan serius dari pihak berwenang.

‎Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya menjadi salah satu pihak yang pertama kali melaporkan kasus tersebut hingga akhirnya diproses oleh aparat penegak hukum.

‎“Ini merupakan tanggung jawab sosial dari Ormas Baladika Mulawarman untuk mengungkap kasus pelecehan dan kekerasan seksual ini. Kami juga menjadi pihak yang pertama kali melaporkan kasus tersebut,” katanya.

‎Rohandi berharap proses hukum terhadap pelaku dapat berjalan secara transparan dan memberikan keadilan bagi para korban, yang seluruhnya masih berstatus anak di bawah umur.

‎Ia juga meminta agar pengawasan terhadap lingkungan sekolah diperketat agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. 

Baca berita selengkapnya:

  • Baladika Mulawarman Minta Penanganan Serius Dugaan Kekerasan Seksual di Sekolah Balikpapan

Demikian berita populer di Kaltim dalam 24 jam terakhir. 

Ikuti berita-berita terkini tentang kabupaten/ kota di Kalimantan Timur serta IKN hanya di GOHANS MIND.(GOHANS MIND/Sintya Alfatika Sari/ Syaifullah Ibrahim/ Dwi Ardianto)

Posting Komentar untuk "Populer Kaltim: APBD Samarinda turun Rp2 triliun dan Pemkab Paser pastikan kesiapan pangan"