Viral terpopuler: Andrie Yunus korban penyiraman air keras hingga wali kota buka sayembara Rp5 juta
GOHANS MIND- Berita terpopuler GOHANS MINDyang terangkum dalam viral terpopuler, Sabtu (14/3/2026).
Mulai dari sayembara berhadiah yang dibuat Wali Kota Ambon.
Wali Kota Ambon mengadakan sayembara bagi warga yang berhasil membuktikan pelaku pembakaran bak sampah plastik.
Selanjutnya ada Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.
Terakhir ada wakil bupati atau wabup ngamuk di rumah dinas bupati.
Sosok dalam video itu adalah Wakil Bupati Buton Selatan La Ode Risawal.
Berikut selengkapnya:
Wali Kota Buka Sayembara Rp 5 Juta
Sayembara berhadiah belakangan disampaikan oleh Wali Kota Ambon, Jumat (13/3/2026).
Wali kota Ambon mengadakan sayembara bagi warga yang berhasil membuktikan pelaku pembakaran bak sampah plastik.
Bak sampah plastik itu berada di depan Sekolah Lentara Harapan Ambon Jalan Dr Kayadoe Kelurahan Kudamati Kecamatan Nusaniwe, Jumat (13/3/2026).
Ada hadiah sebesar Rp 5 juta kepada siapapun yang bisa menemukan siapa pelaku pembakar bak sampah tersebut.
Satu buah bak sampah plastik warna hijau terbakar pada Kamis sore pukul 17.00 WIT.
Peristiwa tersebut mengundang perhatian Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena untuk berkomentar pada postingan sosial media yang kemudian menjadi viral.
Berdasarkan foto yang diunggah Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon pada akun facebook resminya, kondisi bak sampah itu sudah habis terbakar.
Padahal itu menjadi titik pembuangan sampah warga sekitar.
Petugas kebersihan pada jam-jam tertentu akan melintas dan mengangkut sampah dari dalam tempat pembuangan sementara (TPS) untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) Toisapu.
Sayangnya, salah satu upaya pemkot menjaga Ambon bersih itu dirusak.
Hal tersebut sontak mengundang perhatian dan kemarahan wali kota.
Dalam komentar pada salah satu unggahan sosial media, Bodewin menuliskan 'Bagi masyarakat yang bisa membuktikan pelaku, beta pribadi kasih Rp 5 juta. Perbuatan yang sangat tidak terpuji'.
"Saya kira pak wali sudah buka ruang untuk warga yang bisa melaporkan pelaku akan dapatkan bonus," tegas Kepala Dinas LHP Kota Ambon, Apries Benel Gaspersz, kepada Kompas.com Jumat siang (13/3/2026), seperti dikutip GOHANS MIND.
BACA SELENGKAPNYA >>>
Andrie Yunus Jadi Korban Penyiraman Air Keras
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, mengatakan peristiwa terjadi setelah Andrie menghadiri acara podcast berjudul “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia sekitar pukul 23.00 WIB.
Menurut Dimas, serangan itu mengakibatkan luka serius di beberapa bagian tubuh korban.
"Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," kata Dimas dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).
Setelah kejadian tersebut, Andrie segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka bakar sekitar 24 persen.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian Andrie sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I–Talang, Jakarta Pusat.
Kemudian dua orang pelaku menghampiri secara melawan arah Jalan Talang (Jembatan Talang) dengan mengendarai kendaraan roda dua.
Pelaku diduga menggunakan motor matic jenis Honda Beat keluaran sekitar 2016 hingga 2021. Mereka berboncengan, dengan satu orang sebagai pengemudi dan satu orang sebagai penumpang.
"Pelaku merupakan 2 orang laki-laki yang melakukan operasinya dengan menggunakan satu motor, masing-masing berperan menjadi pengemudi dan penumpang," ucapnya.
Dia menyampaikan ciri-ciri dari terduga pelaku yang pertama yakni mengenakan kaos berwarna kombinasi putih-biru, celana gelap diduga jeans, dan helm berwarna hitam.
Pelaku kedua yakni penumpang belakang menggunakan penutup wajah atau masker menyerupai ‘buf’ berwarna hitam yang menutupi setengah wajah, kaos berwarna biru tua, dan celana panjang berwarna biru yang dilipat menjadi pendek dan diduga berbahan jeans.
BACA SELENGKAPNYA >>>
Wabup Ngamuk di Rumah Dinas Bupati
Tengah viral di media sosial video wakil bupati atau wabup ngamuk di rumah dinas bupati.
Sosok dalam video itu adalah Wakil Bupati Buton Selatan La Ode Risawal.
Dalam video yang viral, tampak ia terlihat datang bersama sejumlah orang dan diduga menendang pintu rumah dinas bupati.
Peristiwa ini rupanya terjadi pada pada Rabu (11/3/2026) saat bupati diketahui sedang berada di luar daerah.
Ajudan Bupati Buton Selatan La Ode Hazaludin Didi mengatakan, dirinya sebelumnya menerima telepon dari bupati untuk segera mengamankan kediaman dinas tersebut.
"Kejadian kemarin saya ditelepon pak bupati untuk pengamanan rumah dinas. Bupati bilang, 'Didi ini darurat, ke rujab sekarang. Pak wakil bawa rombongan untuk mengambil paksa mobil yang ada di rujab, tolong amankan rujab,'" kata Didi kepada sejumlah media pada Jumat (13/3/2026).
Dalam video berdurasi sekitar tiga menit tersebut, terlihat situasi sempat memanas karena tindakan wakil bupati dihalangi oleh ajudan bupati.
Hal ini memicu adu argumen di depan pintu rumah dinas antara kedua belah pihak.
Saat kejadian, Bupati Buton Selatan Adios tidak berada di tempat karena sedang melaksanakan dinas luar kota di Kendari.
Meskipun demikian, wakil bupati dilaporkan tetap ingin bertemu langsung dengan bupati dan bermaksud mengambil kembali mobil dinas yang telah ia kembalikan sebelumnya ke pemerintah daerah atau Pemda.
Menurut Didi, saat menerima telepon dari bupati, dirinya sedang tidak bertugas piket dan masih berada dalam perjalanan menuju lokasi.
Berdasarkan informasi dari anggota Satpol PP, sopir wakil bupati sempat datang terlebih dahulu sebelum rombongan wakil bupati akhirnya masuk ke teras rumah dinas.
“Saat kejadian pak bupati lagi berada di luar kota di Kendari. Saya masuk ke dalam, sudah banyak orang. Ada yang bilang ke saya kalau pak wakil bupati ada di belakang, di pintu rumah lagi marah-marah dan menendang pintu,” ujar Didi.
Ia segera menuju bagian belakang rumah dinas dan mendapati wakil bupati sedang terlibat adu argumen dengan Kasat Pol PP.
BACA SELENGKAPNYA >>>
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews GOHANS MIND
Posting Komentar untuk "Viral terpopuler: Andrie Yunus korban penyiraman air keras hingga wali kota buka sayembara Rp5 juta"