Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mantan 4 tahun lalu yang kini di Liga 4 blak-blakan kangen Persija Jakarta: Ternyata rindu juga ya

Mantan 4 tahun lalu yang kini di Liga 4 blak-blakan kangen Persija Jakarta: Ternyata rindu juga ya

Dinamika Persija: Mantan Kiper Rindu Macan Kemayoran, Sang Kapten Rizky Ridho Justru Dibidik Klub Eropa!

GOHANS NEWS - Bagi para pecinta sepak bola Tanah Air, khususnya The Jakmania, mengikuti perkembangan skuad Persija Jakarta selalu memberikan cerita yang menarik. Ada kisah tentang rasa rindu yang mendalam dari mantan pemain, namun di saat yang sama, ada kabar membanggakan dari sang kapten masa kini yang mulai dilirik oleh klub-klub elite Eropa.

Artikel ini akan membahas tuntas dua sisi koin dari para pemain (dan mantan pemain) Macan Kemayoran yang sedang hangat diperbincangkan publik. Mari kita bedah satu per satu dengan bahasa yang santai dan mudah dipahami!

Adixi Lenzivio: Dari Pelapis Andritany Hingga Rindu Atmosfer Jakmania

Bagi Anda yang sudah lama mengikuti Persija, nama Adixi Lenzivio tentu tidak asing lagi. Ya, kiper yang bertahun-tahun dikenal sebagai pelapis setia Andritany Ardhiyasa ini baru saja curhat di media sosial soal kerinduannya berseragam oranye.

Bermain di hadapan puluhan ribu Jakmania memang memberikan magis tersendiri yang sulit dilupakan oleh pesepak bola mana pun. Perasaan melankolis ini diungkapkan Adixi melalui akun Instagram pribadinya, @alenzivio, pada Sabtu (7/3/2026). Ia mengunggah sebuah foto lawas saat dirinya dipercaya tampil sebagai starter (sebelas pemain pertama) di musim 2020/2021.

"Momen terakhir pakai jersey ini… ternyata rindu juga yaa," tulisnya, yang langsung dibanjiri komentar rindu dari para pendukung Persija.

Perjalanan Karier dan Profil Adixi Lenzivio Saat Ini

Lalu, di mana Adixi bermain sekarang?

Setelah malang melintang di kasta tertinggi, sepak bola membawa Adixi ke perjalanan yang berliku. Berdasarkan data dari Transfermarkt, kiper berusia 33 tahun ini sekarang merumput di Liga 4 (kasta keempat kompetisi sepak bola Indonesia) bersama klub Persipu FC. Ia resmi bergabung sejak 1 Desember 2024.

Sebelum turun ke Liga 4, Adixi sempat mencicipi kerasnya persaingan sebagai pemain pinjaman di PSMS Medan (2023-2024) saat dirinya masih berstatus milik Arema FC. Penurunan kasta ini sangat wajar terjadi dalam dunia sepak bola seiring bertambahnya usia, namun pengalamannya di level tertinggi tetap menjadi nilai plus yang tak ternilai.

Profil Singkat Adixi Lenzivio:

  • Nama Lengkap: Adixi Lenzivio
  • Tanggal Lahir: 29 September 1992 (Usia 33 tahun)
  • Postur: Tinggi 1,72 meter
  • Posisi: Kiper (Goalkeeper)
  • Kaki Dominan: Kanan
  • Klub Saat Ini: Persipu FC (Bergabung sejak 1 Desember 2024)

Rizky Ridho Jadi Komoditi Panas Bursa Transfer: Statistik Gila Sang Kapten

Sementara Adixi merindukan masa lalunya di Jakarta, kapten Persija saat ini, Rizky Ridho, justru sedang menatap masa depan cerah menuju benua Eropa. Menjelang bursa transfer awal musim 2026/2027, bek andalan Timnas Indonesia ini santer dikabarkan masuk radar dua klub dari benua biru.

Mengapa klub Eropa tertarik padanya? Jawabannya ada pada data dan statistik yang sangat out of the box (di luar kebiasaan) untuk seorang pemain bertahan.

Dominasi Umpan Sukses Bak Gelandang Serang Eropa

Di era sepak bola modern, seorang bek tidak hanya bertugas menendang bola jauh ke depan untuk membuang ancaman. Mereka dituntut untuk bisa membangun serangan dari bawah (ball-playing defender). Rizky Ridho adalah contoh sempurna dari peran ini di Liga 1.

Bayangkan saja, hingga pekan ke-24 Liga 1 2025/2026, Ridho sukses melepaskan 1.155 umpan sukses dari total 1.263 percobaan! Artinya, tingkat kegagalan umpannya sangat minim, hanya meleset 108 kali.

Yang membuat publik tercengang, statistik umpan sukses Ridho menempatkannya di posisi ketiga seluruh pemain Liga 1. Ia bersanding dengan nama-nama gelandang serang alias playmaker asing mentereng seperti Ze Valente (PSIM Yogyakarta dengan 1.378 umpan) dan Alexis Messidoro (Dewa United dengan 1.169 umpan). Seorang bek tengah bersaing dengan para jenderal lapangan tengah? Tentu ini adalah anomali yang luar biasa positif!

Tidak hanya jago mengoper, tugas bertahannya pun sangat solid. Ia membukukan 84 kali memotong umpan lawan (intersepsi), 49 kali sapuan bola berbahaya, dan 28 tekel bersih. Berkat performa ala "bek modern Eropa" inilah, dua klub top luar negeri mulai memantaunya.

2 Klub Top Eropa yang Dikabarkan Mengincar Rizky Ridho

Bukan sekadar rumor isapan jempol, ketertarikan klub-klub ini memiliki dasar dan jalur koneksi yang cukup kuat. Berikut ulasannya:

1. FCV Dender (Liga Utama Belgia)

FCV Dender adalah klub yang bermain di kasta tertinggi Liga Belgia. Klub ini terasa sangat "Indonesia" karena saat ini diperkuat oleh penggawa Timnas kita, Ragnar Oratmangoen, dan dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia, Sihar Sitorus.

Dalam sebuah wawancara di Nusantara TV, Sihar Sitorus memberikan "kode keras" bahwa ia menyodorkan nama Rizky Ridho ke tim pelatihnya di Belgia.

"Saya sudah kasih daftar pemain ke tim pelatih, tolong lihat dari kacamata Eropa mana yang cocok. Nah, yang satu ini pemain populer, kapten, tapi baru saja tanda tangan kontrak baru di tim ibu kota," ujar Sihar Sitorus. Kode ini jelas merujuk pada Rizky Ridho.

Bagaimana Peluang Pindahnya? Ridho memang baru memperpanjang kontrak 3 tahun dengan Persija (hingga Juni 2028). Namun, dalam kontrak tersebut, Persija dikabarkan memiliki klausul khusus yang mengizinkan Ridho pergi jika ada tawaran dari Eropa.

FCV Dender memiliki dua opsi:

  1. Tebus Kontrak (Buyout): Membayar biaya transfer yang diperkirakan mencapai Rp 11,30 Miliar kepada Persija.
  2. Opsi Pinjaman: Meminjam Ridho di awal musim untuk adaptasi, dengan opsi pembelian permanen nantinya.

Keberadaan Ragnar Oratmangoen di klub tersebut tentu bisa menjadi magnet tersendiri bagi Ridho untuk memperlancar proses adaptasinya di Belgia.

2. Borussia Monchengladbach (Bundesliga Jerman)

Klub yang kedua ini bukan kaleng-kaleng. Borussia Monchengladbach adalah klub tradisional yang berlaga di Bundesliga, kasta tertinggi sepak bola Jerman. Lalu, dari mana mereka tahu soal Rizky Ridho? Jawabannya ada pada sosok Kevin Diks.

Pemain keturunan Indonesia yang baru-baru ini mendapat kontrak jangka panjang (hingga 2030) dari Monchengladbach tersebut, ternyata dijadikan "pemandu bakat dadakan" oleh klubnya. Direktur Olahraga Monchengladbach, Rouven Schroder, mengaku kagum dengan potensi pasar Indonesia dan meminta rekomendasi langsung dari Kevin Diks.

"Merekrut pemain langsung dari Indonesia mungkin sulit, tapi kami terus melihat peluang, dan Kevin adalah pencari bakat kami karena dia sangat tahu pemain Indonesia," jelas Schroder.

Menanggapi hal ini, Kevin Diks secara terbuka pernah menyebutkan bahwa dua rekannya di Timnas, yakni Jay Idzes dan Rizky Ridho, memiliki kualitas yang mumpuni untuk bersaing di Bundesliga.

Mengingat Jay Idzes saat ini sedang jadi rebutan klub-klub papan atas Serie A Italia, maka peluang terbesar dan paling rasional bagi Monchengladbach jika ingin merekrut pemain Indonesia adalah mengincar tanda tangan Rizky Ridho.

Sepak bola memang selalu berputar. Ada masa di mana seorang pemain mengenang kejayaannya bersama klub tercinta seperti Adixi Lenzivio. Di sisi lain, selalu ada harapan baru yang lahir dari bakat-bakat muda seperti Rizky Ridho yang kini selangkah lebih dekat mewujudkan mimpi abroad (berkarier di luar negeri) ke kompetisi level dunia. Kita tunggu saja ke mana takdir akan membawa sang kapten Macan Kemayoran ini!

Posting Komentar untuk "Mantan 4 tahun lalu yang kini di Liga 4 blak-blakan kangen Persija Jakarta: Ternyata rindu juga ya"