Kenapa lagu 'That's a No No' milik ITZY viral kembali?

Viral Setelah 6 Tahun, Ini 5 Fakta Menarik Lagu "THAT'S A NO NO" ITZY yang Kembali Menggebrak K-Pop di 2026
GOHANS NEWS - Kuartal pertama tahun 2026 menjadi periode yang sangat dinamis dan penuh kejutan di industri musik K-Pop. Kita disuguhkan dengan persaingan ketat: mulai dari pesatnya dominasi grup rookie (pendatang baru) generasi kelima, comeback spektakuler dari legenda generasi ketiga, hingga kabar bongkar-pasang formasi anggota dari beberapa grup ternama yang sempat membuat heboh jagat maya.
Namun, di tengah hiruk-pikuk berita tersebut, ada satu angin segar yang menyita perhatian publik, khususnya dari girl group papan atas generasi keempat besutan JYP Entertainment, yakni ITZY.
Belakangan ini, nama ITZY kembali merajai trending topic. Bukan hanya karena antusiasme menyambut debut solo Yuna yang sudah di depan mata, melainkan karena sebuah fenomena langka: salah satu lagu lama mereka mendadak viral. Lagu b-side bertajuk "THAT'S A NO NO" dari mini album yang dirilis bertahun-tahun lalu tiba-tiba meledak dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial seperti TikTok, X (Twitter), dan Instagram.
Saking viralnya, ITZY bahkan dijadwalkan untuk membawakan lagu ini secara perdana di program musik televisi bergengsi, M Countdown, pada 19 Maret 2026 nanti.
Bagi pembaca awam atau pendengar kasual, mungkin muncul pertanyaan: Kenapa lagu lama bisa tiba-tiba viral sekarang? Apa istimewanya lagu ini? Untuk menjawab rasa penasaran Anda, mari kita bedah lima fakta menarik di balik meledaknya lagu "THAT'S A NO NO" dari ITZY!
1. Menyandang Status "Hidden Gem" dengan Genre yang Unik
Dalam dunia K-Pop, ada istilah Title Track (lagu utama yang dipromosikan dengan video klip) dan B-Side Track (lagu pendamping di dalam album). Seringkali, lagu b-side hanya didengarkan oleh penggemar setia (fandom), sementara publik luas hanya tahu lagu utamanya. Inilah yang membuat "THAT'S A NO NO" sempat berstatus underrated (kurang dihargai) dan hanya menjadi rahasia manis di kalangan MIDZY (sebutan untuk fans ITZY).
Padahal, dari segi musikalitas, lagu ini sangat luar biasa. Mengusung genre Latin pop yang dipadukan dengan ritme moombahton (campuran musik house dan reggaeton), lagu ini memiliki dentuman synth bass dan perkusi yang sangat tegas. Jika didengarkan seksama, nuansanya sangat megah dan energik, mengingatkan kita pada lagu-lagu penyemangat ala soundtrack Piala Dunia atau musik pembuka konser stadion yang megah.
Secara lirik, ITZY tetap konsisten dengan identitas mereka. Liriknya bukan tentang cinta-cintaan, melainkan tentang self-love (mencintai diri sendiri) dan keberanian menepis komentar negatif. Pesannya sangat relevan bagi anak muda masa kini: Jika ada orang yang mencoba mengatur hidupmu atau menjatuhkan mimpimu, jawabannya cuma satu—that’s a no no!
2. Meledak Kembali Berkat Penampilan Konser yang Memukau
Kunci utama dari viralnya lagu ini di tahun 2026 adalah kekuatan panggung (stage presence) ITZY itu sendiri. Sejak debut, ITZY sudah dikenal sebagai "monster performance". Sesuai dengan slogan mereka "All In Us" (semuanya ada pada kami), mereka memiliki paket lengkap: vokal live yang stabil di tengah koreografi tari yang sangat menguras tenaga.
Keviralan ini bermula dari penampilan ITZY membawakan "THAT'S A NO NO" pada tur dunia ketiga mereka yang digelar di Seoul. Video penampilan mereka diunggah secara resmi di kanal YouTube ITZY dan langsung memicu reaksi berantai.
Koreografi untuk lagu ini dinilai sangat on-point. Gerakannya tegas, penuh tenaga, namun tidak terlihat berlebihan. Meskipun yang dibawakan di konser hanyalah versi pendek, karisma Yeji, Ryujin, Chaeryeong, dan Yuna berhasil menghipnotis tidak hanya penonton yang hadir di stadion, tetapi juga jutaan pasang mata di dunia maya. Potongan video tarian mereka akhirnya menyebar dan menjadi trend baru.
3. Merupakan "Korban" Bayang-Bayang Kesuksesan WANNABE
Banyak netizen awam yang mengira lagu ini adalah rilisan terbaru. Faktanya, "THAT'S A NO NO" adalah lagu yang berusia 6 tahun! Lagu ini masuk dalam daftar lagu di mini album kedua ITZY bertajuk IT'z ME yang dirilis pada 9 Maret 2020 silam.
Lalu, mengapa dulu tidak viral?
Jawabannya sederhana: momentum perilisan. Saat album itu rilis, ITZY sedang mempromosikan title track mereka yang sangat legendaris, yaitu "WANNABE". Anda pasti ingat fenomena "tarian bahu" (shoulder dance) Ryujin yang viral di seluruh dunia saat awal pandemi COVID-19, bukan? Kesuksesan raksasa "WANNABE" akhirnya menyedot seluruh perhatian publik, membuat lagu b-side berkualitas seperti "THAT'S A NO NO" tenggelam tanpa promosi lanjutan maupun video klip. Baru di tahun 2026 inilah, lagu tersebut mendapatkan panggung yang seharusnya ia dapatkan sejak 2020.
4. Merangkak Naik di Tangga Lagu MelOn (Fenomena Yeokjuhaeng)
Dalam industri hiburan Korea Selatan, ada istilah Yeokjuhaeng, yang artinya lagu lama yang tiba-tiba merangkak naik kembali ke tangga lagu musik. Inilah yang sedang dialami "THAT'S A NO NO".
Di tangga lagu MelOn Daily Chart (platform streaming musik terbesar dan acuan utama kesuksesan lagu di Korea), lagu ini mencetak rekor baru. Pada saat pertama kali dirilis tahun 2020, peringkat tertingginya hanya mentok di posisi 362. Namun saat artikel ini ditulis pada 2026, lagu ini melonjak tajam menyentuh peringkat 211, dan angkanya terus bergerak naik setiap harinya.
Pencapaian ini sangat fantastis untuk ukuran lagu b-side lawas. Di platform global seperti Spotify, angka pemutarannya juga ikut melonjak tajam. Banyak pengamat musik dan penggemar memprediksi lagu ini bisa menembus jajaran elit Top 100 MelOn, yang akan mengukuhkan kembali status ITZY sebagai Digital Monster (grup dengan kekuatan streaming digital yang masif).
5. Harapan Besar Penggemar untuk Promosi Maksimal
Melihat momentum emas ini, para MIDZY kini menaruh harapan besar kepada Divisi 2 JYP Entertainment (tim manajemen yang mengurus ITZY). Sejauh ini, promosi yang dilakukan baru sebatas unggahan video dance challenge di TikTok oleh para anggota.
Namun, kabar baiknya sudah mulai terlihat dengan dikonfirmasinya penampilan mereka di M Countdown pertengahan Maret ini. Penggemar berharap promosi tidak berhenti di situ. Mereka menginginkan agensi merilis Video Dance Practice resmi, atau mengikutsertakan ITZY di program YouTube ternama seperti STUDIO CHOOM agar kualitas koreografi mereka bisa terekam dengan kualitas kamera terbaik.
Era Kebangkitan ITZY di Tahun ke-7
Fenomena viralnya "THAT'S A NO NO" seolah menjadi oase di tengah narasi negatif yang sempat beredar. Belakangan ini, ada segelintir pihak yang menyebut karier ITZY sedang mengalami downfall (penurunan) di tengah gempuran girl group baru, meskipun mereka dulunya adalah pelopor dan ratu generasi ke-4.
Namun, memasuki tahun ke-7 usia grup—periode yang sering disebut "kutukan 7 tahun" di K-Pop—ITZY justru membuktikan bahwa mereka jauh dari kata redup. Selain grup yang kembali mendapat sorotan, karier individu anggotanya juga sedang mekar-mekarnya di tahun 2026 ini.
Sebut saja Yuna yang bersiap merilis album debut solonya yang bertajuk Ice Cream sekaligus proyek drama Korea terbarunya. Di sisi lain, Ryujin juga melebarkan sayap ke dunia akting dengan membintangi 3 proyek film layar lebar, yang salah satunya bergenre horor.
Kebangkitan lagu "THAT'S A NO NO" membuktikan bahwa karya yang berkualitas tidak pernah mengenal kata kedaluwarsa. Ia akan menemukan pendengarnya sendiri di waktu yang tepat.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sudah ikut mendengarkan lagu "THAT'S A NO NO" yang sedang viral ini? Apakah Anda setuju bahwa lagu ini memberikan vibes yang segar, atau justru Anda sudah menyukainya sejak tahun 2020 lalu?
Posting Komentar untuk "Kenapa lagu 'That's a No No' milik ITZY viral kembali?"