Analisis Persib vs Borneo FC: Fokus dan lini tengah jadi kunci, jangan terpancing tempo Borneo
Ringkasan Berita:
- Legenda Persib Sujana menilai laga melawan Borneo FC di Stadion Segiri akan sangat menentukan langkah Persib pada sisa musim.
- Kemenangan akan memperlebar jarak dari pesaing terdekat di klasemen, sementara kekalahan membuat persaingan semakin ketat.
- Ia menekankan pentingnya ketenangan bermain, penguasaan lini tengah, serta disiplin meminimalkan kesalahan.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
BANDUNG –Pertemuan Persib Bandung melawan Borneo FC pada lanjutan Super League Indonesia 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026), dinilai menjadi pertandingan penting yang dapat memengaruhi arah perjalanan Persib pada fase berikutnya di kompetisi musim ini.
Legenda Persib, Sujana, memandang laga tersebut sebagai momen krusial bagi Maung Bandung. Hasil pertandingan berpotensi menentukan seberapa nyaman posisi Persib dalam menjaga jarak dari para pesaing terdekat di papan klasemen.
"Pertandingan ini merupakan laga yang ditunggu-tunggu, dengan memenangkan pertandingan, Persib bisa menjauh dari bayang-bayang Borneo FC dan Persija yang ada di bawahnya," kata Sujana, 14 Maret 2026.
Pertandingan ini menjadi salah satu duel yang sangat dinantikan. Jika mampu meraih kemenangan, Persib berpeluang memperlebar jarak dari Borneo FC serta Persija Jakarta yang saat ini berada tepat di bawah mereka dalam persaingan klasemen.
Bagi Persib, hasil laga di Samarinda akan sangat berpengaruh terhadap langkah ke depan. Kemenangan akan membuat posisi di puncak klasemen terasa lebih aman sehingga tim dapat menatap pertandingan berikutnya dengan situasi yang lebih tenang dan stabil.
Meski demikian, kekalahan pun sebenarnya tidak langsung menggoyahkan posisi Persib dari puncak klasemen sementara. Namun jika hal itu terjadi, jarak poin dengan Borneo FC akan menyusut menjadi hanya satu angka sehingga tekanan dalam perburuan posisi teratas menjadi lebih besar.
Saat ini Persib memimpin klasemen sementara dengan koleksi 57 poin. Di bawahnya terdapat Borneo FC yang mengumpulkan 53 poin, sedangkan Persija Jakarta mengikuti di posisi berikutnya dengan raihan 51 poin.





Sujana menilai Borneo FC merupakan tim dengan kualitas permainan yang baik di semua lini. Menurutnya, pola permainan mereka terbangun dengan rapi mulai dari sektor pertahanan, berlanjut ke lini tengah, hingga ke lini serang.
Perhatian khusus patut diberikan kepada lini depan Borneo yang dihuni Mariano Peralta dan Juan Villa. Namun ancaman tidak hanya datang dari dua pemain tersebut karena para pemain asing Borneo secara keseluruhan memiliki kualitas yang cukup baik.
"Kalau lihat gaya bermain Borneo, mereka bermain bagus, mulai dari belakang, gelandang, hingga depan. Apalagi depannya terdapat Mariano Peralta dan Juan Villa, tapi semua pemain asingnya bagus," katanya.
Karena itu, fokus pertahanan Persib tidak cukup hanya tertuju pada Peralta atau Villa saja. Seluruh pemain lawan perlu mendapat pengawalan ketat agar tidak leluasa mengembangkan permainan, terutama bagi lini belakang yang dituntut tampil lebih konsentrasi sepanjang laga.
Jika menilai dari komposisi pemain, Sujana menilai Persib sebenarnya masih memiliki keunggulan materi dibandingkan Borneo, walaupun dalam pertandingan ini tim harus bermain tanpa Thom Haye.
Ia juga menyoroti peran Federico Barba yang dinilai mampu memberikan ketenangan dalam permainan. Pengalaman yang dimilikinya sering terlihat tidak hanya saat menjaga pertahanan, tetapi juga ketika memulai alur serangan tim.
Dalam beberapa situasi, serangan Persib kerap dimulai dari penguasaan bola Barba. Kemampuannya mengontrol bola serta mengatur tempo permainan membuatnya mampu menentukan kapan permainan harus dipercepat atau justru diperlambat.
Biasanya aliran bola berikutnya diarahkan kepada Thom Haye. Namun dengan absennya pemain tersebut, optimisme tetap terjaga karena Persib masih memiliki sejumlah pemain lain yang dapat mengisi peran di lini tengah.
Salah satu alternatif adalah Berguinho yang sebelumnya pernah memperkuat Borneo. Ia memiliki fleksibilitas bermain di sektor gelandang maupun di sisi sayap sehingga memberi variasi pilihan dalam skema permainan tim.
Sujana juga menilai perkembangan lini depan Persib mulai menunjukkan perubahan. Pada beberapa waktu sebelumnya, posisi penyerang sempat menjadi bahan pertanyaan di kalangan Bobotoh. Namun seiring berjalannya waktu, proses adaptasi para pemain mulai terlihat hasilnya.
Selain itu, dalam sepak bola modern, mencetak gol tidak selalu bergantung pada penyerang murni. Setiap pemain dalam satu tim memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi mencetak gol.
Di sisi lain, Borneo dikenal sebagai tim yang kuat ketika bermain di kandang. Hal itu terlihat dari kemenangan besar mereka atas Persebaya dengan skor 5-1 pada pertandingan sebelumnya.
Meski demikian, Sujana tetap menilai Persib memiliki peluang untuk meredam kekuatan Borneo meskipun tidak diperkuat Thom Haye dalam pertandingan tersebut.
Agar dapat membawa pulang poin penuh dari Samarinda, ia menilai Persib harus mampu menjaga karakter permainan sendiri. Tim tidak boleh terpancing mengikuti tempo permainan Borneo yang kemungkinan akan bermain cepat dan agresif.
Persib perlu tetap tenang dalam menguasai bola serta mengendalikan jalannya pertandingan. Dengan cara itu, peluang untuk mengontrol permainan akan lebih terbuka.
Dalam kompetisi liga yang ketat seperti sekarang, kesalahan kecil seperti salah umpan dapat berujung pada blunder yang berpotensi menghasilkan gol bagi lawan. Oleh karena itu, setiap pemain harus mampu menekan jumlah kesalahan seminimal mungkin.
Penguasaan lini tengah juga menjadi faktor yang sangat menentukan dalam pertandingan nanti. Walaupun Thom Haye tidak bermain, Persib masih memiliki sejumlah pemain yang dapat mengisi peran tersebut.
Beberapa nama yang dapat menjadi pilihan antara lain Adam Alis, Marc Klok, Frans Putros, Berguinho, Beckham, hingga Eliano Reijnders.
Sujana juga meyakini pelatih Bojan Hodak sudah memiliki gambaran taktik untuk menghadapi Borneo FC. Apalagi pada pertemuan di putaran pertama, Persib berhasil mengalahkan Borneo di Bandung dengan skor 3-1.
Menurutnya, setiap kelebihan yang dimiliki Persib harus dimanfaatkan secara maksimal. Salah satunya melalui situasi bola mati, termasuk peluang dari tendangan penjuru yang sering menjadi sumber ancaman.
Selain itu, perhatian khusus juga perlu diberikan terhadap pola serangan Borneo yang kerap memanfaatkan sektor sayap. Pergerakan pemain seperti Peralta perlu diantisipasi dengan pengawalan berlapis dari lini belakang Persib.
"Jika misalnya Kakang berada dalam situasi duel menghadapi pemain tersebut, pemain lain di lini belakang perlu memberikan dukungan untuk membantu melakukan pengamanan," katanya.
Borneo diperkirakan akan tampil menekan sejak awal pertandingan. Dalam kondisi seperti itu, Persib dituntut bermain lebih sabar, tetap tenang, serta mampu menjaga penguasaan bola agar peluang meraih kemenangan tetap terbuka.
Posting Komentar untuk "Analisis Persib vs Borneo FC: Fokus dan lini tengah jadi kunci, jangan terpancing tempo Borneo"