Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berita Arema hari ini populer: Kondisi lini belakang rapuh, rumor Marcos Santos diincar klub Brasil

Ringkasan Berita:
  • Rangkuman berita Arema FC hari ini populer Sabtu 14 Maret 2026.
  • Satu yang menjadi sorotan berita Arema soal kondisi lini belakang skuat Singo Edan dinilai rapuh sudah kebobolan 11 kali.
 

GOHANS MIND - Berikut berita Arema FC hari ini populer Sabtu 14 Maret 2026 yang mengulas tentang pemain dan pelatih Singo Edan. 

Satu yang menjadi sorotan berita Arema soal kondisi lini belakang skuat Singo Edan dinilai rapuh sudah kebobolan 11 kali.

Selain itu, berita Arema hari ini juga membahas soal rumor pelatih Arema FC Marcos Santos diincar klub asal Brasil. 

Simak liputan selengkapnya terkait berita Arema hari ini selengkapnya:

1. Kondisi Lini Belakang Rapuh

Arema FC sedang memasuki fase buruk di Super League 2025/2026, yakni empat pertandingan beruntun hanya memperoleh satu poin.

Satu hasil seri dan tiga kekalahan menjadi catatan minor Singo Edan, sebelum menjalani libur kompetisi di pertengahan putaran kedua kompetisi Super League 2025/2026.

Kondisi itu membuat Arema FC masih berkutat di urutan 11 klasemen sementara dengan raihan 31 poin.

Berbeda dengan tiga pertandingan awal sebelumnya, Dalberto dan kawan-kawan mampu menyapu bersih laga dengan kemenangan. Tepatnya di pekan 19-21.

Namun setelahnya, hingga pekan 25 ini trend negatif kembali menyambangi Arema FC.

Tim besutan Marcos Santos itu menelan hattrick kekalahan untuk pertama kalinya pada musim ini.

Setelah di pekan kemarin tumbang dari Bhayangkara FC dengan skor 2-1 pada Selasa (10/3/2026).

Dari catatan empat laga terakhir yang telah dijalani, gawang Singo Edan telah kebobolan 11 gol.

Lini pertahanan Arema FC kembali mendapatkan sorotan, setelah dengan mudahnya diacak-acak oleh pertahanan lawan.

Lantas, apa yang membuat Arema FC kembali dalam performa buruk?

Arema FC harus kehilangan Walisson Maia sampai akhir musim

Beberapa faktor yang menjadikan lini pertahanan Arema FC kurang solid ialah cederanya Walisson Maia.

Pemain berusia 34 tahun itu harus absen, setelah mengalami cedera serius.

Pemain yang baru saja didatangkan pada paruh musim itu harus didiagnosa mengalami patah tulang fibula.

Cedera tersebut dipastikan setelah tim medis melakukan pemeriksaan MRI untuk mengetahui kondisi detail pada bagian kaki yang mengalami benturan.

Sebelumnya, Walisson Maia sempat bermain saat Singo Edan menghadapi Borneo FC di pekan 23.

Saat itu, ia hanya main selama 62 menit, sebelum akhirnya ditarik keluar karena mengalami cedera.

Dokter tim Arema FC, dr Nanang Tri Wahyudi, mengungkapkan bahwa proses pemulihan Maia diperkirakan memakan waktu cukup lama, meski tingkat patahan tidak tergolong parah.

"Dia (Walisson) Patah tulang fibula, butuh waktu pemulihan mungkin sekitar tiga bulan," ucap dr Nanang.

Dengan estimasi tersebut, peluang Maia untuk kembali merumput pada sisa kompetisi musim ini nyaris tertutup.

Sebab, kompetisi Super League 2025-2026 dijadwalkan akan berakhir pada akhir Mei 2026.

"Iya, kemungkinan besar sudah selesai," tambahnya.

Nasib Walisson Maia sama dengan Luiz Gustavo yang harus mengakhiri musim lebih cepat.

Luiz mengalami cedera lutut ACL, sebelum putaran pertama kompetisi berakhir.

Kedua pemain ini memiliki karakter yang sama sebagai palang pintu di lini pertahanan Arema FC.

Namun, nasib mereka juga sama, lantaran harus mengakhiri kompetisi lebih cepat akibat cedera.

Adi Satryo Cedera di Kepala

Tak hanya Walisson Maia, penjaga gawang Arema FC Adi Satryo juga mengalami cedera di kepalanya.

Menurut Dr Nanang, Adi mengalami cedera gegar otak ringan setelah terlibat benturan di laga Arema FC menghadapi Semen Padang.

Kondisi itu memaksa Adi harus menjalani perawatan intensif dari tim medis Arema FC.

Padahal, saat itu Adi Satryo mampu tampil apik di bawah mistar gawang Arema FC setelah mampu melakukan tiga kali clean sheet berturut-turut.

"Adi masih proses pemulihan. Semoga dia bisa segera pulih dan bisa merumput kembali ke lapangan," ucapnya.

Hilangnya Walisson Maia dan Adi Satryo di lini pertahanan nampaknya cukup berpengaruh pada ketahanan tim Singo Edan.

Meskipun sepak bola adalah permainan secara tim, akan tetapi dari catatan statistik, kehilangan kedua pemain ini memiliki dampak yang cukup besar.

Pelatih Arema FC Marcos Santos sempat menyampaikan, kalau dirinya akan memaksimalkan beberapa pemain yang ada untuk menggantikan pemain yang cedera.

Sebagai pelatih kepala, ia menganggap Arema FC memiliki banyak pemain berkualitas.

Akan tetapi, tidak adanya Walisson Maia membuat Marcos kerap melakukan sebuah percobaan dalam beberapa pertandingan sebagai tandem yang pantas bagi Hansamu Yama di sektor bek tengah.

Seperti di laga menghadapi Bhayangkara kemarin, Betinho diplot untuk menemani Hansamu sebagai bek tengah.

Kemudian saat menghadapi Bali United, giliran Julian Guevara yang dipasang untuk bertandem dengan Hansamu Yama.

"Kami memiliki cukup pemain dengan kualitas yang mumpuni."

"Tinggal kami harus berusaha lebih keras lagi untuk mengembangkan performa tim," kata Marcos.

Saat ini, kompetisi Super League sedang libur karena adanya dua hari besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Arema FC dijadwalkan akan kembali bertanding pada 3 April 2026 mendatang menghadapi Malut United di Stadion Kanjuruhan.

2. Rumor Marcos Santos Diincar Klub Brasil

Pelatih Arema FC, Marcos Santos dikabarkan sedang menjadi incaran klub Serie C Brasil, Guarani FC.

Bahkan keseriusan Guarani untuk mendatangkan Marcos Santos ditunjukkan dengan mengajukan negosiasi dengan Arema FC.

Hanya saja, kabar terbaru, Arema FC tidak akan melepas Marcos Santos.

Marcos Santos nampaknya masih dipercaya oleh Arema FC untuk menangani Dalberto dkk setidaknya hingga akhir musim.

"Guarani berminat kepada Marcos Santos dan kabarnya siap membayar pemutusan kontrak sang pelatih.

Namun Arema tidak melepas Marcos Santos," tulis unggahan @liga_dagelann.

Sementara itu, Marcos Santos sebelumnya menyinggung soal kariernya bersama Arema FC setelah kekecewaan soal pertandingan melawan Bhayangkara FC.

Sempat unggul, Arema FC harus menelan kekalahan menyakitkan dari Bhayangkara FC dengan skor 1-2 setelah diwarnai tiga kartu merah.

"Saya tidak tahu, mungkin saya akan memikirkan kembali kelanjutan (karier) saya karena apa yang saya lihat di sini hari ini. Saya benar-benar sangat kecewa dengan situasi ini. 

Sebagai pecinta sepak bola, saya merasa malu melihat apa yang saya lihat di sini hari ini," kata Marcos Santos dalam unggahan akun Instagram fan base Arema FC, @lionssfanss, Rabu, 11 Maret 2026.

Penampilan Arema FC bersama Marcos Santos memang cukup baik.

Marcos Santos sempat membawa Arema FC bersaing di papan tengah.

Arema FC sebelumnya mendatangkan Marcos Santos pada awal musim.

Kini, sudah 24 pertandingan yang dijalani Marcos Santos bersama Arema FC.

Hasilnya, Marcos Santos mencatatkan 8 kemenangan, 6 imbang dan 10 kalah.

Kini, Arema FC menempati peringkat ke-11 dengan mengumpulkan 31 poin.

(GOHANS MIND/RIFKY EDGAR/TRIBUNWOW)

Ikuti saluran SURYAMALANG di >>>>> News.google.com

Posting Komentar untuk "Berita Arema hari ini populer: Kondisi lini belakang rapuh, rumor Marcos Santos diincar klub Brasil"