Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 kebiasaan sehari-hari yang bisa membuat wajah terlihat lebih cepat tua

10 kebiasaan sehari-hari yang bisa membuat wajah terlihat lebih cepat tua
Ringkasan Berita:
  • Kebiasaan seperti terlalu sering terpapar sinar matahari, kurang tidur, stres, serta jarang menggunakan pelembap dapat mempercepat munculnya kerutan dan kulit kusam.
  • Pola hidup tidak sehat, seperti merokok, konsumsi alkohol berlebihan, pola makan buruk, dan kurang minum air, juga mempercepat proses penuaan.
  • Menjaga gaya hidup sehat, aktif bergerak, serta memenuhi kebutuhan nutrisi dan cairan dapat membantu menjaga kulit tetap sehat dan terlihat lebih muda.
 

GOHANS NEWS - Penuaan kulit tidak hanya dipengaruhi faktor usia dan genetik, tetapi juga kebiasaan sehari-hari. 

Pola hidup sehat seperti cukup tidur, menjaga pola makan, melindungi kulit dari sinar matahari, dan menghindari rokok serta alkohol dapat membantu memperlambat tanda-tanda penuaan.

Dokter kulit bersertifikat dari Hims & Hers, Dr Aimee Paik, mengatakan banyak perubahan pada kulit sebenarnya dipengaruhi oleh kebiasaan hidup.

“Kebiasaan tertentu dapat mempercepat munculnya garis halus, lingkaran hitam, hingga perubahan tekstur kulit,” jelas Paik, Jumat (13/3/2026).

Selain faktor genetik, gaya hidup juga memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan kulit dan penampilan secara keseluruhan.

Simak beberapa kebiasaan yang dapat membuat seseorang terlihat lebih cepat tua.

10 Kebiasaan Yang Bikin Wajah Terlihat Lebih Tua 

1. Terlalu sering terpapar sinar matahari

Paparan sinar matahari berlebihan menjadi salah satu penyebab utama penuaan dini pada kulit.

Sinar ultraviolet (UV) dapat merusak struktur kulit dan memicu berbagai perubahan seperti kerutan, garis halus, hingga bintik hitam.

Menurut Paik, sebagian besar perubahan kulit yang sering dikaitkan dengan penuaan sebenarnya disebabkan oleh paparan matahari.

“Matahari menyebabkan sebagian besar perubahan kulit yang diasosiasikan dengan penuaan. Ini termasuk garis halus, kerutan, bintik coklat, kulit yang terasa kasar, dan komedo, belum lagi risiko kanker kulit,” ujar dia.

Karena itu, penggunaan tabir surya setiap hari sangat penting untuk membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UV.

2. Kekurangan vitamin D

Vitamin D memiliki peran penting bagi kesehatan tubuh, termasuk kesehatan kulit.

Kekurangan vitamin ini dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kulit, termasuk peradangan.

Namun, Paik menekankan, memenuhi kebutuhan vitamin D sebaiknya tidak dilakukan dengan cara terlalu lama berjemur di bawah sinar matahari.

“Produksi vitamin D pada kulit selalu terjadi dengan ‘biaya’ tertentu. Sinar UV yang merangsang pembentukan vitamin D juga dapat menyebabkan kanker kulit,” jelas Paik.

Mengonsumsi suplemen vitamin D atau mendapatkan asupan dari makanan sering dianggap sebagai pilihan yang lebih aman.

3. Kurang tidur

Kurang tidur tidak hanya berdampak pada kesehatan tubuh, tetapi juga terlihat jelas pada wajah.

Mata sembab, lingkaran hitam, serta kulit kusam sering menjadi tanda seseorang tidak mendapatkan istirahat yang cukup.

Menurut Paik, kurang tidur juga menjadi bentuk stres bagi tubuh. Kurang tidur juga dapat memicu kebiasaan makan yang buruk, yang pada akhirnya turut berkontribusi pada penampilan yang terlihat lebih tua.

Tidur yang cukup membantu proses regenerasi sel kulit sehingga wajah terlihat lebih segar.

4. Jarang menggunakan pelembab

Pelembab merupakan salah satu langkah paling dasar dalam perawatan kulit.

Meski terlihat sederhana, kebiasaan menggunakan pelembap dapat membantu menjaga kelembapan dan elastisitas kulit.

Pelembab bekerja dengan mengunci air di dalam lapisan kulit sehingga kulit tetap terasa lembut, kenyal, dan sehat sepanjang hari.

Sebaliknya, kulit yang kering cenderung terlihat kusam dan memperjelas garis halus, yang dapat membuat seseorang tampak lebih tua.

5. Kurang aktif bergerak

Gaya hidup yang kurang aktif juga dapat memengaruhi penampilan seseorang. Aktivitas fisik secara rutin membantu meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.

Sirkulasi darah yang baik membantu mengantarkan nutrisi ke sel-sel tubuh, termasuk sel kulit.

Proses ini juga membantu regenerasi sel sehingga kulit terlihat lebih cerah dan sehat.

Selain itu, olahraga juga berperan dalam menjaga kesehatan rambut serta membantu tubuh tetap bugar secara keseluruhan.

6. Terlalu banyak stres

Stres yang berlangsung lama dapat memberikan dampak besar pada penampilan. Kondisi ini dapat memicu berbagai perubahan pada kulit dan rambut.

Stres kronis diketahui dapat menurunkan produksi kolagen, yaitu protein penting yang menjaga elastisitas kulit.

Ketika produksi kolagen menurun, kulit menjadi lebih mudah keriput.

Selain itu, stres juga dapat memicu jerawat, membuat kulit terlihat kusam, serta meningkatkan risiko hiperpigmentasi.

7. Pola makan tidak sehat

Apa yang dikonsumsi setiap hari juga berpengaruh pada kesehatan kulit. Pola makan yang tinggi makanan olahan, gula, dan lemak jenuh dapat mempercepat proses penuaan.

Sebaliknya, pola makan yang kaya buah, sayuran, serta nutrisi penting dapat membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam.

Nutrisi seperti antioksidan, vitamin, dan mineral membantu melindungi sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

8. Terlalu sering mengonsumsi alkohol

Minuman beralkohol memang sering dikonsumsi untuk bersantai, tetapi konsumsi berlebihan dapat memberikan dampak negatif bagi tubuh.

Alkohol dapat menyebabkan dehidrasi serta memengaruhi kesehatan kulit.

Kondisi ini dapat membuat kulit terlihat kering, kusam, dan kehilangan elastisitas.

Dalam jangka panjang, konsumsi alkohol berlebihan juga dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan.

9. Merokok

Merokok dikenal sebagai salah satu kebiasaan yang paling merusak kesehatan kulit. Zat kimia dalam rokok dapat merusak kolagen dan elastin yang menjaga kekencangan kulit.

Paik menjelaskan, efek merokok terhadap kulit sangat mirip dengan dampak paparan sinar UV.

“Rokok memicu perubahan sel yang sama seperti sinar UV dalam merusak kulit, itulah sebabnya perokok menunjukkan tanda penuaan yang lebih cepat,” ungkap Paik.

Akibatnya, perokok sering terlihat memiliki lebih banyak kerutan dan kulit yang tampak lebih kusam.

10. Kurang minum air putih

Tubuh membutuhkan cairan yang cukup untuk menjaga fungsi organ, termasuk kesehatan kulit.

Kurang minum air dapat membuat kulit terlihat kering dan tidak bercahaya.

Kulit yang terhidrasi dengan baik cenderung tampak lebih kenyal, halus, dan cerah.

Sebaliknya, dehidrasi dapat membuat garis halus lebih terlihat jelas.

Oleh karenanya, menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu mempertahankan penampilan yang lebih segar dan sehat. (*)

Sumber: https://lifestyle.kompas.com/read/2026/03/13/120500120/10-kebiasaan-yang-tanpa-disadari-membuat-wajah-terlihat-lebih-tua

Posting Komentar untuk "10 kebiasaan sehari-hari yang bisa membuat wajah terlihat lebih cepat tua"